HIKMAH Spiritual Leadership

“Allah menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak.” (Q.S. Al-Baqarah [2] : 269)

HIKMAH Spiritual Leadership merupakan program Pembinaan dan Pengembangan Potensi Sumber Daya Manusia yang fokus pada pengembangan Spiritualitas dan Kepemimpinan berbasis nilai keIslaman. Program ini meliputi : Pelatihan kepada Pimpinan dan Karyawan Perusahaan, Pembinaan Group Pengajian, serta Pembinaan dan Pelatihan di kalangan Mahasiswa dan Pelajar.

Hikmah artinya bijaksana. Dalam kehidupan sehari-hari hikmah bisa diartikan sebagai pemahaman seseorang secara mendalam terhadap nilai-nilai kebaikan dan kebenaran kemudian bisa mengamalkannya. Pemahaman akan kebaikan dan kebenaran itu datang dari upaya yang dilakukan seseorang seperti, mencari ilmu dengan membaca buku, mendengarkan ceramah / tausyah, berlajar dari pengalaman orang lain, inspirasi dari alam atau kejadian tertentu, dan banyak lagi upaya lain yang intinya semakin membawa seseorang itu pada perilaku yang benar, santun, dan bermanfaat.

Secara filosofis program Pelatihan HIKMAH diambil dari beberapa singkatan, yaitu Hidup – Ibadah – Keyakinan – Management – Amanah – dan Harapan. Dari filosofi inilah konsep pembinaan dan pengembangan SDM kami lakukan.

Hidup  –> Berbenah dan Bekali Diri

Ibadah  –> Kebaikan Melandasi Setiap Aktivitas

Keyakinan –> Memelihara Keimanan Dengan Penuh Kesabaran

Management  –> Perencanaan Hari Esok Yang Lebih Baik

Amanah –> Hidup Penuh Tanggung Jawab

Harapan –> Melangkah Dengan Penuh Optimisme

Berangkat dari filosofi itulah kami hadirkan program pelatihan spiritual leadership diantaranya adalah:

PELATIHAN BANGKIT DARI KRISIS

Belajar mengatasi masalah, keluar dari keterpurukan serta bangkit dari situasi krisis dengan cara yang baik adalah kemampuan yang sangat penting. Tidak semua krisis bisa kita hindari dan oleh karenanya yang bisa dilakukan adalah dengan memahaminya dan menghadapinya. Dengan upaya serius kita akan lebih menyadari bahwa masalah, bencana dan krisis akan memaksa kita menciptakan perubahan-perubahan dalam aktivitas kita dan dapat menjadi katalisator untuk perubahan-perubahan positif yang mengagumkan.

Kita semua tidak pernah berharap terjadi krisis pada diri kita ataupun pada karir, perusahaan, bisnis dan keluarga kita. Namun kenyataannya saat kita berada pada masa kejayaan, godaan serta rintangan justru akan semakin berat. Tidak sedikit  orang-orang sukses yang tidak menyadari mereka sedang ‘menabung’ embrio kejatuhan dan keterpurukan justru pada saat-saat kehidupan sukses yang sedang dijalaninya. Apa yang kita lakukan hari ini akan berdampak penting bagi masa depan, demikian pula apa yang kita lupakan dan abaikan hari ini akan berdampak luas pula pada keadaan kita di masa mendatang. Allah Swt telah menegaskan dalam firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al-Hasyr [59] : 18)

Banyak hal yang perlu digali tentang bagaimana seharusnya kita lebih berhati-hati dalam tindakan serta bagaimana manangani krisis kehidupan seperti KRISIS KEPERCAYAAN DIRI, KRISIS MORAL, KRISIS IDENTITAS dan KRISIS KEPEMIMPINAN yang bisa berdampak pada kehidupan sendiri ataupun berdampak luas pada lingkungan kita (rumah atau perusahaan).

Target Pelatihan

1. Mengenali potensi diri / kelompok (kelemahan dan kekuatan).

2. Memahami dan mengantisipasi perubahan yang sedang dan akan terjadi.

3. Dapat lebih mengendalikan diri secara efektif.

4. Termotivasi untuk lebih produktif lagi.

5. Mampu menerapkan teknik-teknik menghadapi krisis diri / kelompok.

Tujuan Pelatihan

1. Memberikan pembelajaran untuk senantiasa bersikap dan berperilaku positif dalam setiap keadaan.

2. Menyiapkan ‘mental bertanding’, tidak mudah menyerah dan putus asa.

3. Menumbuhkan kesiapan menghadapi dan mengelola krisis.

Manfaat Pelatihan

1. Peserta akan mendapatkan arahan tentang pengelolaan jiwa (hati dan pikiran) guna menghadapi berbagai persoalan ataupun krisis hidup sehingga semakin tertanam keyakinan untuk senantiasa memberikan yang terbaik dalam segala situasi dan keadaan.

2. Peserta akan dibekali motivasi spiritual sehingga lebih siap lagi menghadapi segala tantangan di masa depan.

3. Peserta akan dikondisikan untuk bisa menanam, memupuk, serta memelihara semangat bekerja sehingga bisa lebih produktif lagi di masa mendatang.

Sasaran Pelatihan

Pelatihan ini sangat cocok diikuti oleh Pimpinan dan Karyawan di Perusahaan, Group Pengajian / Majelis Taklim, Mahasiswa dan Pelajar.

MATERI PELATIHAN “BANGKIT DARI KRISIS”

Personal Introduction

Materi Personal Introduction (PI) merupakan materi tahap awal yang bertujuan untuk memudahkan peserta agar saling mengenal lebih jauh diantara sesama peserta maupun peserta dengan instruktur. Melalui beberapa permainan dan simulasi para peserta akan diarahkan pula pada penemuan potensi diri mereka. Sisi kelemahan, kekurangan, dan kekuatan masing-masing akan dibedah baik yang datang dari pembacaan diri sendiri maupun penilaian dari lingkungannya.  Diharapkan materi PI ini akan menghantarkan peserta pada kesiapan pikiran, hati dan fisik mengikuti pelatihan serta menerima beragam pembelajaran, karakter orang, konsepsi serta nilai-nilai yang disampaikan selama pelatihan.

Self Orientation

Cara kita memandang sesuatu adalah sumber dari cara kita berpikir dan cara kita bertindak. Materi Self Orientation (SO) akan mengeksplorasi berbagai tujuan serta motivasi hidup yang tumbuh dalam diri peserta. Peserta akan disuguhkan pada blue print kehidupan yang telah diseting oleh Allah Swt sehingga mereka akan menilai sejauhmana mereka menempatkan diri mereka selama ini dalam bingkai kehidupan tersebut. Materi SO bertujuan untuk menyusun kembali orientasi hidup para peserta melalui pengarahan bahwa Allah Swt lah yang seharusnya menjadi muara dari segala tujuan, puncak cita-cita, sasaran, usaha dan kerja keras. Inilah orientasi berdimensi dunia dan ukhrowi yang diharapkan melandasi setiap aktivitas dan perilaku peserta.

Teknik Sabar & Syukur

Persoalan hidup yang berjubel mungkin saja berujung krisis dan seringkali menimbulkan kebingungan, kegelisahan dan keputusasaan. Tidak ada lagi gairah kehidupan, disinilah kita membutuhkan upaya mentransedenkan kenyataan hidup dalam perilaku sabar. Demikian pula pada saat kehidupan kita diliputi kenikmatan dan kebahagiaan maka kita mentransedenkan kenyataan tersebut dalam bentuk syukur. Materi Teknik Sabar dan Syukur ini akan mengarahkan peserta pada beragam cara dan upaya menyikapi situasi secara positif. Sikap syukur merupakan kekuatan saat sukses bahagia, sementara sikap sabar merupakan kekuatan saat krisis.

Self Leadership

Materi Self Leadership (SL) merupakan materi yang akan ‘menggenjot’ kemampuan kepemimpinan diri para peserta. Materi akan banyak diarahkan pada upaya realisasi konsepsi kepemimpinan yang selama ini dipahami peserta. Adanya jarak antara apa yang dipelajari tetang leadership dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya lebih merupakan krisis keberanian ketimbang krisis pemahaman teori leadership, karena yang kurang sekarang ini bukanlah pengetahuan atau teori kepemimpinan, tetapi keberanian untuk mewujudkan pengetahuan tersebut ke dalam bentuk nyata. Materi SL ini akan mengarahkan peserta agar dapat memahami dan mengalami tingkat kesadaran yang lebih mendalam dalam penerapan konsepsi kepemimpinan. Sehingga diharapkan peserta memiliki kekuatan, energi dan ketahanan dalam menghadapi berbagai situasi, seburuk apapun yang dihadapinya.

Teknik Pengelolaan Krisis

Sebagian besar perasaan stres dan depresi pandemik yang menjadi ciri utama kehidupan modern ini berakar dari krisis yang tidak terungkap. Sumber rasa sakit, kekosongan, kegelisahan, keraguan makna hidup, kekhawatiran berlebih dan kesedihan yang tidak terjelaskan. Perasaan-perasaan inilah yang merupakan pertanda hidup seseorang telah memasuki fase krisis. Materi Teknik-teknik Pengelolaan Krisis ini akan mengarahkan peserta pada langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam situasi krisis sehingga bisa kembali meraih keyakinan dan optimisme hidup. Di samping itu peserta juga akan dibekali panduan langkah dan sikap preventif agar krisis bisa dihindari.

METODE PELATIHAN

1. Partisipatorik

2. Dynamic Group

3. Belajar Dari Pengalaman

4. Muhasabah

TEAM INSTRUKTUR

1. DR. Aam Amiruddin, M.Si  (MASTER)

2. DR. Tauhid Nur Azhar, M.Kes

3. Dadang Khaeruddin

4. Yogi P. Sugiar

PAKET PELATIHAN

1. Half Day Training : 4 Jam efektif

2. One Day Training : 8 Jam efektif

3. Outbound Training : 2 hari 1 malam

4. Wisata Hikmah : 2 hari 1 malam

INFORMASI & PENDAFTARAN

Hubungi : Percikan Iman Learning Center

Jl. Taman Citarum No. 9 Bandung

Phone 022.70720246, 70711615

cp. Yogi P. Sugiar : 081320071001 / 022.75153081

LAYANAN ONLINE

Marketing

Marketing

Customer Service

Customer Service