Istanbul : Kilau Cahaya Islam di Eropa

|PROMO UMRAH LIBURAN AKHIR TAHUN 2015| |UMRAH PLUS DUBAI| |UMRAH 2016|

Istanbul01

Udara pagi masih terasa dingin, sekira 12 derajat celcius. Taksi bercat kuning berderet rapi menunggu penumpang, satu persatu meninggalkan bandara mengantar para penumpang menuju tujuannya masing-masing. Kuli-kuli bandara berjas rapi pula dengan sigap menuntun troli menuju kendaraan yang berjejer rapi di jalanan. Sebegitu ramainya kendaraan di pintu keluar bandara, namun tidak terlihat kekacauan arus disana. Bus-bus wisata yang berukuran besar maupun lebih kecil, beberapa kendaraan pribadi, taksi, semuanya berderet rapi di lajur jalan yang tidak terlalu lebar. Beberapa aparat petugas pengatur lalulintas sesekali menegur kendaraan yang tidak menuruti aturan, beberapa orang yang lainnya terlihat bercengkrama terlibat percakapan dengan logat turki yang khas, sebagian yang lain menggunakan bahasa inggris. Cuaca dingin dan sejuk menghiasi udara sekitarnya membuat tubuh menjadi segar kembali setelah perjalanan panjang yang melelahkan.

Begitulah suasana di pintu keluar Bandara Attaturk Istanbul Turki di pagi hari, dan sepertinya akan terus berlangsung hingga larut malam. Bus pun bergerak sekira pukul 08.30 pagi. Berbeda dengan di kota-kota besar di Indonesia, pukul 08.30 terbilang masih terlalu pagi di Istanbul sehingga suasana masih sepi dan kondisi lalulintas tidak ada kemacetan sama sekali.

Menelusuri jalan dari bandara menuju ke jantung kota Istanbul sangatlah mengesankan. Disepanjang jalan kita akan menyaksikan keindahan kota yang kebersihannya sangat terjaga. Bangunan-bangunan didominasi oleh rancangan kota dan gaya arsitektur Kesultanan Ottoman. Jika umumnya orang berpendapat bahwa kebanyakan kota di dunia yang memiliki populasi penduduk yang sangat besar sangat dekat dengan suasana kumuh, kotor, tidak aman, polusi, dan diliputi kebisingan, maka Istanbul telah membuktikan bahwa pendapat itu salah besar. Kita akan benar-benar terkesan dengan kerapihan dan kebersihan sepanjang perjalanan dari bandara menuju tempat menginap atau menuju jantung kota untuk menghabiskan hari-hari indah selama di kota bersejarah ini.

Jpeg

Taman Bunga Tulip; Salah satu magnet wisata Kota Istanbul

Istanbul merupakan salah satu kota besar yang sangat terkenal dengan nuansa sejarah masa lampau dan tentunya begitu pekat dengan daya pikat keindahan pemandangan di seanteronya. Kota ini menjadi satu-satunya kota di dunia yang tersebar di dua benua: terletak di titik dimana Asia dan Eropa dipisahkan oleh selat sempit bernama Bosphorus.

Kota bersejarah Istanbul terletak di semenanjung sempit yang terbagi oleh tiga bagian yaitu Laut Marmara, Bosphorus, dan Golden Horn. Kota ini telah menjadi ibu kota dari tiga kekaisaran besar, yaitu Roma, Byzantinum, dan Dinasti Ottoman. Selama lebih dari 1.600 tahun lamanya sekitar lebih dari 120 kerajaan dan kesultanan memerintah dunia pada zamannya dari tempat ini. Wow, tidak ada kota lain di dunia ini yang bisa menyamai pencapaian ini, luar biasa bukan!

Kota Istanbul di Turki, memiliki sejarah yang panjang. Ketika mendengar nama kota ini disebut segera yang terbayang dibenak kita ialah gambaran kebesaran imperium Utsmani. Dan memang, di kota ini banyak terdapat situs peninggalan kekaisaran Turki Utsmani. Situs-situs bersejarah itu menginformasikan betapa besar dan kuatnya Turki Utsmani di bawah para khalifahnya untuk menembus wilayah-wilayah Eropa membawa agama Islam.

Adalah Sultan Mehmet II yang dikenal dengan sebutan Muhammad Al Fatih yang berhasil menaklukan Konstantinopel yang kemudian diubah namanya menjadi Islambul yang berarti Islam secara keseluruhan atau Kota Islam. Jadi, sebetulnya bukan Istanbul seperti kita kenal sekarang. Penyebutan Istanbul muncul dari orang Barat. Karena merasa berat dan risih mendengar kata Islam, maka mereka menyebutnya sebagai Istanbul [1]

Karena prestasinya menaklukkan Konstantinopel, Muhammad kemudian mendapat gelar Al-Fatih, Sang Pembebas. Namun orang Barat menyebutkan The Conqueror, Sang Penakluk. Ada kesan bila menggunakan kata “Sang Penakluk” bahwa beliau seolah-olah penguasa yang keras dan kejam. Padahal gelar yang sebenarnya dalam bahasa Arab adalah Al-Fatih. Artinya ‘pembuka’ atau ‘pembebas’. Kata ini terkesan santun dan beradab. Karena pada hakikatnya, yang beliau lakukan bukan penaklukan atau penindasan, melainkan pembebasan menuju kepada iman dan Islam.

IMG_8536_1024

Jama’ah Umrah + Istanbul PERCIK Tours April’15

Istanbul, dengan keidahan alam dan kekayaan sejarahnya, adalah kota dengan potensi turis lokal dan internasional yang sangat tinggi, dan dari satu sisi inilah Istanbul menjadi kota paling aktraktif di dunia. Di samping banyak keindahan alamnya, Istanbul memiliki banyak karya sejarah peninggalan periode Byzantinum dan Ottoman.

Istanbul juga memiliki peranan penting sebagai pusat belanja para pelancong dari seluruh dunia. Lihat saja pencapaian yang ada di Covered Bazaar. Dalam satu hari saja di pasar yang banyak menjual pernak-pernik dan oleh-oleh khas Turki ini ada sekitar 7.000 turis yang mengunjungi pasar yang memiliki luas 47.600 m2 diliputi 61 jalan dan terdiri dari 2.600 toko termasuk di dalamnya cafe dan penjual makanan.Bagi anda yang suka belanja di pasar oleh-oleh, tentu ini kabar yang sangat menggembirakan bukan?

[1] Dr. Abdullah Yusuf Azzam, Fie Zhilali Surati at-Taubah (Di Bawah Naungan Surat At-Taubah)

Untuk kesekian kalinya, PERCIK Tours akan mengajak kembali anda semua melancong ke negeri seribu menara, melintasi sejarah kejayaan Islam di Eropa timur, dan menjadi salah satu kota di Eropa dengan muslim terbanyak, menuju Istanbul melalui program UMRAH PLUS Istanbul yang Insya Allah akan kami selenggarakan beberapa kali ke depan di tahun 2016.

Dengan moto kami nyaman, menentramkan, profesional, Insya Allah perjalanan Umrah anda akan lebih berkesan dan tentunya kita akan semakin mengenal sejarah Islam di masa lampau melalui jejak-jejak sejarah di Kota Istanbul ini. Berikut jadwal keberangkatan Umrah + Istanbul:

WAKTU FASILITAS HARGA PAKET PEMBIMBING
11 – 22 Jan 2016 Hotel Bintang 4 mulai USD 2.650 Ust. Yogi P. Sugiar
21 Mar – 01 Apr 2016 Hotel Bintang 4 mulai USD 2.650 Ust. Yogi P. Sugiar

Itenary Program Umrah + Istanbul