UMRAH DI AKHIR TAHUN 2015

|UMRAH PLUS ISTANBUL| |UMRAH PLUS DUBAI| |BROSUR UMRAH 2016|

Menikmati Suasana Batin di Malam Pergantian Tahun

Wajar apabila Dubai pernah dinobatkan sebagai kota dengan perayaan malam tahun baru termahal di dunia, 6 juta USD digelontorkan untuk pesta yang dieselenggarakan disetiap penghuhujng tahun ini. Lain lagi dengan kota Rio de Janeiro yang pernah dinobatkan sebagai kota dengan perayaan tahun baru paling meriah. Di pantai paling indah di Brazil ini, semua orang berkumpul, tua muda dan anak-anak tumpah ruah menciptakan lautan manusia, mereka berdansa, bersuka ria, pesta pora semalam suntuk untuk merayakan malam pergantian tahun. Dan semua mata tertuju ke Kota Paris yang menjadi kota teromantis dalam perayaan pesta tahun baru. Pada malam pergantian tahun, Menara Eiffel bercahaya selaras dengan pesta kembang api yang menjadi latarnya. Monumen Arc de Triomphe dan daerah belanja Champs-Elysees juga dipenuhi penduduk dan turis ketika malam Tahun Baru.

Mecca-at-night-From-space

Masjidil Haram melalui photo satelit

Dan tak kalah serunya, perayaan tahun baru di Indonesia. Semua orang berkumpul di pusat keramaian kota, meniup terompet, berpesta hingga semalam suntuk. Tiba pada detik-detik pergantian tahun, suasana semakin riuh saat perhitungan mundur perpindahan tahun….5,4,3,2,1….hore…kembang api bertaburan menghiasi malam, suara terompet, klakson, kembang api saling bersahutan, semua orang bergembira menyambut tahun baru.

Namun, tidak demikian yang terjadi di belahan bumi lain, di titik koordinat yang menjadi pusat bumi, di tempat yang senantiasa memancarkan kilauan cahaya di setiap malamnya. Di tanah yang disucikan, tanah para Nabi utusan Tuhan Sang Pencipta. Di waktu yang sama, di saat orang berpesta pora merayakan pergantian tahun, disaat semua orang berkumpul saling mengucapkan, “happy new year!”, “selamat tahun baru!”, dan di saat semua orang bersorak soray meluapkan kegembiraan dengan meniup terompet dan melesatkan kembang api… Di saat yang sama suasana hening tercipta. Derap langkah orang-orang yang bermunajat mengelilingi Ka’bah, memohon ampun dan keberkahan waktu kepada Sang Khalik, diantara tangisan dan keharuan suasana batin yang penuh kedamaian dan ketentraman. Tampak sebagian orang bersujud dalam shalat malam, sebagian yang lain menengadahkan tangan memanjatkan doa syukur atas segala nikmat yang telah tercurahkan. Sebagian yang lain tampak melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, sesekali bacaannya tersendat terhalangi air mata yang tiada terasa mengalir.

Tidak ada kembang api, suara terompet, dan ucapan tahun baru. Malam itu, saat pergantian tahun tiada bedanya dengan malam-malam sebelumnya. Setiap malam yang istimewa, karena semua berkumpul hanya untuk memuja dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Saat air mata mengalir, luapan kegembiraan memancar karena rasa syukur. Saat kelelahan dan rasa kantuk menyerang, kepasrahan dan keikhlasan menyentuh sekujur tubuh. Hingga adzan shubuh pun berkumandang. Semua bergegas, merespon panggilan Allah dengan cepat. Hati menjadi tenang dan tentram kembali hingga shaf-shaf berjejer rapi pertanda shalat shubuh akan di mulai.

Demikianlah…. Tidak ada pesta pora, tiupan terompet, bahkan tiada perbedaan dengan malam-malam sebelumnya. Meskipun di belahan bumi lain, di waktu yang sama semua orang berkumpul menumpahkan kegembiraan dengan pesta semalam suntuk.

Bagi anda yang ingin memiliki ekspektasi yang lain dan pengalaman yang baru dari pergantian tahun baru yang umumnya terjadi, tidak salah apabila mencoba melewati malam-malam menuju pergantian tahun tersebut di Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah. Anda akan terkondisikan dan benar-benar merasakan bahwa luapan kegembiraan tidak selalu harus tertumpahkan “keluar” dalam bentuk pesta pora, namun ia akan mengalir kedalam sanubari menjadi benih rasa syukur yang bersemayam semakin kuat dalam batin kita. Anda akan merasakan betapa waktu itu benar-benar ada dalam genggaman Allah, tiada daya dan upaya selain kuasa Allah SWT.

haramain in winter

Masjid Nabawi dan Masjidilharam diselimuti kabut saat musim dingin

Di samping merasakan suasana baru pergantian tahun, di Tanah Suci Anda akan merasakan cuaca dingin karena di bulan Oktober – Februari Saudi Arabia memasuki musim dingin. Kalaulah umumnya masyarakat Indonesia membayangkan Kota Suci Makkah dan Madinah sebagai kota dengan cuaca panas yang sangat ekstrim yang diliputi oleh nuansa angin gurun yang menyengat tubuh, sehingga yang tergambar adalah betapa panasnya apabila pergi ke sana terutama saat ibadah Umrah maupun Haji. Di bulan Desember – Januari tidaklah demikian adanya.

Bagi Anda yang pernah ke Kota Makkah atau Madinah melaksanakan Umrah maupun Haji antara bulan April s.d. Agustus tentunya Anda sudah merasakan bagaimana cuaca panas yang sangat tinggi di sana. Apalagi kalau melaksanakan umrah atau haji saat puncak musim panas yang jatuh pada bulan Juli-Agustus setiap tahunnya, Anda akan merasakan cuaca sampai 500 C bahkan lebih.

Namun, pernahkan Anda membayangkan berada di Kota Makkah dengan cuaca yang dingin dan sejuk seperti halnya kita temukan di beberapa kota pegunungan di Indonesia, seperti Lembang, Malang misalnya. Atau pernahkan Anda menemukan sensasi cuaca dingin di bawah 100 C saat Anda berada di kota Madinah? Ya, bagi Anda yang belum pernah datang ke Tanah Suci pada bulan Nopember – Februari mungkin sulit untuk membayangkannya.

Pada bulan Nopember s.d. Februari inilah saatnya musim dingin di Jazirah Arab. Di bulan-bulan inilah cuaca Kota Makkah menjadi sangat sejuk dan teduh dan Madinah yang menjadi sangat dingin. Memasuki waktu dzuhur masih seperti pagi hari, pendingin (AC) masjid dimatikan, dan orang-orang menjadi lebih nyaman berada di Masjid atau di Hotel daripada di luar yang cuacanya sangat dingin.

umrah_HARAMAIN

Jamaah PERCIK Tours saat Umrah Musim Dingin

Setiap musim dingin tiba, tidak seperti di Madinah yang sangat dingin, di Makkah justru kita akan merasakan kesejukan udara seperti di Lembang/Ciwidey – Jawa Barat. Kita akan bisa melakukan thawaf di siang hari. Sebagaimana yang diketahui, sangat beratnya cuaca apabila thawaf di siang hari saat musim panas.

Oleh karenanya, sangat baik apabila anda merencanakan liburan akhir tahun bersama keluarga tercinta dengan melaksanakan Umrah untuk merasakan sensasi kesejukan dan cuaca dingin di Tanah Suci.

Bagi anda yang berencana berangkat Umrah saat musim dingin, tidak salah kalau sedari sekarang mempersiapkan diri. Paling tidak sudah menentukan kapan akan berangkat. Di Winter Season ini pun PERCIK Tours telah menyiapkan 6 waktu keberangkatan dari sejak Desember 2015 – Januari 2016. Berikut ini jadwal Umrah PERCIK TOURS selengkapnya :

Brosur Umrah harga saja

support saja

(26/6, admin)